This is A. R.'s Typepad Profile.
Join Typepad and start following A. R.'s activity
Join Now!
Already a member? Sign In
A. R.
19 years old
Recent Activity
Lelaki dan perempuan itu. Sadar atau tidak, banyak yang berubah dari perempuan itu. Ia yang sekarang adalah ia yang berani menghadapi orang. Adalah ia yang berani mengeluarkan isi pikiran. Adalah ia yang berani dihujani tatapan. Tapi siapa yang menyangka jika ini tidak berlaku untuk si lelaki itu. Mungkin belum. "Heh,... Continue reading
Posted Oct 2, 2014 at Thy's
Dia ada ketika saya berpamitan pergi ke Jakarta untuk lomba. Dia duduk diam dan mendengarkan, sambil memasang tampang kesal karena menjadi yang terakhir yang dikabarkan. Dia ada ketika saya bertanding. Dia menonton saya di dekat pintu, sampai saya keluar karena istirahat pergantian babak. Dia nggak lanjut menonton lagi karena saya... Continue reading
Posted Sep 22, 2014 at Thy's
Kami sedang duduk berdua di lorong lantai tiga ketika junior-junior itu datang menyerbu. Tugas kenalan kakak angkatan, katanya. Dasar mengganggu. Setelah aku, kini giliran dia. Begitu disebutkan nama, satu dari mereka bersuara, "Oh? Biasa di gereja mana, mas?' "Kota baru." "Yakin ke gereja?" aku menginterupsi. "Kok nggak percaya sih? Aku... Continue reading
Posted Sep 20, 2014 at Thy's
"Jalan, yuk?" –adalah oleh-oleh paling sesuatu sejak kepulangannya dua minggu lalu. Setelah dua bulan. Rindu? Ya iyalah! Maka segera, saya sanggupi ajakan itu walau belum bisa kasih tanggal pasti. Sampai akhirnya, hari perjanjian tiba. Hari ini. Hari dimana saya harusnya duduk merapat di beberapa lingkaran, dimana salah satunya adalah bersama... Continue reading
Posted Sep 10, 2014 at Thy's
Saya sedang duduk dikerumuni beberapa junior ketika laki-laki itu melewati saya. Seperti tempo hari, rasanya masih beda. Asing. Namun kemudian, dia berbalik di ujung lorong dan menghampiri saya, menunggu sampai kerumunan menghilang sama sekali. "Hoi," sapanya. Saya masih berkutat dengan setumpuk video yang harus diseleksi segera dan diolah editor saya,... Continue reading
Posted Sep 5, 2014 at Thy's
Hidup saya belakangan ini bergerak cepat. Terlalu cepat. Saking cepatnya, saya jadi fokus sama putaran semesta saya sendiri. Sampai akhirnya, saya nggak sadar bahwa ini udah lewat berbulan-bulan dari kali terakhir saya menengoki sekitar. Kaget? Iya. Bukan nggak siap sama perubahan, tapi saya cuma belum siap sama beberapa perbedaan. Pagi... Continue reading
Posted Sep 2, 2014 at Thy's
Ditanya kenapa belum tidur sama abang, sebenernya saya justru baru bangun gara-gara tadi pulang malem dari kampus langsung ketiduran dengan imutnya. Padahal belum sholat, belum packing, belum nyelesain dua sprite gerakan Norovirus, belum nagih aset buat poster, belum mindahin isi HD, belum.. belum ngapa-ngapain pokoknya. Kirain bakal diomelin apa gimana,... Continue reading
Posted Aug 25, 2014 at Thy's
Seneng sekaligus kesel rasanya punya abang super bodor. Dicurhatin serius, malah dibercandain. Giliran lagi bercanda, ditanggepinnya beneran. Emang rada-rada. Dan perihal laki-laki yang belakangan ini dijodoh-jodohin sama saya itu, saya juga cerita. Bukannya dengerin dengan seksama, dia malah nyimak sambil kepoin LINE saya dan si laki-laki. Nggak ada yang istimewa,... Continue reading
Posted Aug 24, 2014 at Thy's
Malam minggu saya kali ini sungguh lucu. Lebih lucu dari biasanya. Selucu ketika bermalam mingguan bersembilan, tapi kamu selalu disuruh berduaan. Selucu ketika akhirnya kamu duduk berhadapan, tapi saling menghindari bertatapan. Selucu ketika kamu memergoki ada yang salah tingkah karenamu. Selucu ketika kamu tahu bahwa ada yang langsung melakukan sesuatu... Continue reading
Posted Aug 23, 2014 at Thy's
"Kamu tahu, kamu mirip seorang senior kita?" Perempuan itu akhirnya memberanikan diri untuk bertanya, setelah hampir dua bulan menahannya. "Tahu." jawab laki-laki yang kini ikut menyandarkan punggungnya di dinding, di samping perempuan itu. Sambil tetap bertahan untuk tidak saling bertatapan, ia melanjutkan, "Aku sering ditanyain, dikira adeknya." "Oh, ya? Hahahaha..... Continue reading
Posted Aug 22, 2014 at Thy's
"Hidupku sepanjang sore ini tadi isinya kayak cuma ngejar kamu, tauk." Perempuan itu memulai keluhan pertamanya hari ini. Kepada siapa lagi kalau bukan laki-laki yang tengah berdiri di hadapannya? "Kenapa gitu?" tanya laki-laki tersebut. "Habis kamu nggak nengok waktu aku panggil. Malah kesana-kemari. Aku sampai ikut muter." "Kamu sih, manggilnya... Continue reading
Posted Aug 21, 2014 at Thy's
Image
'Berpindah' emang nggak semudah yang perencanaannya. Apalagi kalau pindahnya adalah dari satu ruang yang udah terlanjur bikin nyaman selama bertahun-tahun ke ruang baru. Adaptasi lagi, penyesuaian lagi. Dan kenalan lagi dengan penghuni terdahulunya. Ini saya lagi ngomongin pindah kamar, bukan pindah hati. Hehe. Iya, jadi ceritanya saya mau pindah ke... Continue reading
Posted Aug 1, 2014 at Thy's
Ini kali kedua saya memergoki sebentuk perhatian yang disembunyikan diam-diam. Kali pertama adalah ketika saya dipaksa menjadi kurir untuk memberikan setoples kue kesukaannya. Kali kedua ini, saya diminta memberi kue lain yang akhirnya membuat saya harus memberinya dengan menyuapi. Sebenernya nggak masalah, tapi saya cuma geli aja karena lagi-lagi dijadikan... Continue reading
Posted Jul 30, 2014 at Thy's
Image
Jadi ceitanya semalem saya nggak bisa tidur, seperti biasa. Tadinya mau ngelanjutin ngedit draft, atau bikin artikel baru, atau nyelesain aset gambar. Tapi kemudian, si masbro mendistraksi dan akhirnya bikin saya jadi nggak produktif sama sekali. Semua berawal dari.. sebuah gombalan yang gagal, sebagaimana yang udah saya post di Tumblr.... Continue reading
Posted Jul 25, 2014 at Thy's
Udah tahun kedua, udah saatnya kita mendewasa. Mungkin aku belum, tapi kamu udah. Dan terima kasih untuk usaha menurunkan gengsi duluan sore ini tadi. "Hei, Yak!" "..Eh? Hai.." Mode semesta jadi freeze. Pertemuan tahun lalu, kita masih saling anggap satu sama lain tak kasat mata. Tahun ini.. aku disapa. Kamu... Continue reading
Posted Jul 23, 2014 at Thy's
"Ah kamu mah, wacana mulu." "Apa? Kamu tuh, nggak bales-bales." "Mana ada! Aku bales terus. Kamu aja yang nggak baca. Ih." "Baca apa? Ada aja enggak." "Aku bales. Sumpah." "Nyatanya nggak ada gini." "TAU AH." Hhh :( Sementara itu, yang lain malah ngegodain. "Kamu nanti mau pulang bareng siapa, Yak?"... Continue reading
Posted Jul 23, 2014 at Thy's
Nggak tau ya kenapa, sekebal-kebalnya saya sama hal-hal menyedihkan, saya selalu gampang menangis kalau ada orang yang menangis untuk saya, sekalipun sebenernya saya sendiri lagi nggak kenapa-kenapa. Apalagi kalau itu laki-laki. Sebab, sebaik-baiknya bulir air mata, yang paling jujur dan tulus adalah kepunyaan laki-laki. AHAHAHAH! Dan akhirnya, dari beberapa telepon... Continue reading
Posted Jul 20, 2014 at Thy's
Tuh, kan. Nyatuin dua kepala emang nggak gampang. Apalagi dua kepala yang sama-sama keras. Ibarat ilmu momentum, kalo keduanya berbenturan nanti terjadi tumbukan lenting sempurna dimana posisi setelah berbenturan adalah menjauhi satu sama lainnya. Duh. Ya pokoknya gitu. Dan kalo udah sama kerasnya gini, biasanya satu sama lain jadi nyalahin.... Continue reading
Posted Jul 19, 2014 at Thy's
Bahagia emang nggak boleh lama-lama. Contoh kecilnya adalah ketika kamu bahagia bahwa draft-mu udah memenuhi batas halaman tepat di saat ceritanya tamat. Sebaiknya sebelum merayakan kebahagiaan itu, kamu cek lagi apakah spasinya udah sesuai dengan ketentuan. Siapa tau disuruhnya 2.0 tapi kamu masih pake format yang 1.5. I did it.... Continue reading
Posted Jul 18, 2014 at Thy's
Halaman 210 dan memasuki bagian akhir cerita. Aku masih punya 40 halaman untuk mengisahkan ending-nya. Ini lebih dari cukup untuk membuat sebuah penutup. Tapi kenapa ya, aku selalu susah memulai untuk membuat suatu akhiran? Udah lima jam sejak aku buka laptop dan buka draft, tapi masih juga belum berani menulis... Continue reading
Posted Jul 18, 2014 at Thy's
"Punya anak laki satu kok nyusahinnya minta ampun. Dan ternyata anaknya temen-temen Mama yang cowok juga nakal-nakal.." Mama mengakhiri curhat malem ini dengan ngebandingin anak bontotnya sama anak temen-temennya Mama. Aku, sebagai pendengar, ngangguk-ngangguk aja. "Ya, namanya juga kan anak laki." "Kalo anak laki tuh beda ya.." "Kudu nakal dulu... Continue reading
Posted Jul 13, 2014 at Thy's
"Setdah bocah. Ngambek mulu." "Dih. Siapa juga yang ngambek." "Situ?" "Hem." "Utuk utuk utuuuk.. Kenapa?" "Abisnya.. Jawabannya singkat gitu. Padahal mumpung lagi perhatian nih, nanya-nanyain.. Malah.." "Hahaha. Susah sinyal adeeek. Ntar kalo panjang-panjang jadi ngobrol. Kalo ngobrolnya seru terus tau-tau jaringan jelek, ngambek lagi karna dikira ga bales." "Hem. Nyamnyamnyam."... Continue reading
Posted Jul 12, 2014 at Thy's
"Ciyee, anak KKN sombong bener.. dipanggil nggak nengok." "Hahaha, ngapain kamu di kampus?" "Shooting. Heh, kamu pamit dulu sini.." "Iyaaaa.. aku pamit ya. Dadaaah, jangan kangen!" "..." Begitulah dialog dua hari lalu. Nyesel banget kemaren-kemaren diajakin buber tapi belum sempet menyanggupi. Eh, sekarang udah ditinggal. Baru juga dua hari. Dua... Continue reading
Posted Jul 12, 2014 at Thy's
Shooting dua hari ini seru banget. Seneng aja bisa ketemu tim solid yang udah langsung kompakan koplak dari awal. Tapi terus jadi serasa deja vu. Ketika kami sedang rapat dan aku merewel pada salah seorang dalam lingkaran karena rasa ngantuk yang mendahsyat, aku jadi inget setahun kemarin aku bahkan punya... Continue reading
Posted Jul 11, 2014 at Thy's
"Kalian seangkatan po?" "Enggak. Ih, mana ada. Dia mah angkatan tua." "Wey! Enak aja. Dasar bocah, masih ingusan aja belagu." "Ape lu! Tuak." "Aku kira kalian seangkatan apa sekelas gitu. Habisnya berdua mulu.." "Hiyuh." "Dih" "Tuh, kan. Sepaket!" Haha. Terserah kalian aja. Dan sebagai individu satu paket, kami saling menaikkan... Continue reading
Posted Jul 7, 2014 at Thy's